Breaking News
light_mode
Trending Tags

OPINI: Mendadak Menulis

  • account_circle Phinisice
  • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
  • visibility 466

PHINISICE.ID | SUDAH beberapa dekade saya tidak ke Palu. Ibukota provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Sudah lama juga saya tak bertemu kawan lama. Saya tak menyiakan kesempatan di pertengahan September 2023 itu untuk menemuinya. Namanya Muhammad Iqbal. Ia dosen di Universitas Tadulako (Untad) Palu. Sudah lama menetap disana. Sejak masih jomblo hingga menikah dan punya anak.

Pagi itu, oleh Iqbal – begitu ia akrab disapa semasa kuliah di Makassar – saya “didadak” memberikan materi dihadapan pelajar SMA Islam Terpadu (SMAIT) Al Fahmi Boarding School Palu. Kawan lama yang alumnus Fakultas MIPA jurusan Fisika Universitas Hasanuddin (Unhas) ini masih pengurus di Yayasan Pendidikan yang menaungi sekolah berkonsep “boarding school” di jalan Posirempe, kelurahan Lasoani, kecamatan Mantikulore ini.

Halaman sekolahnya lumayan luas. Ada lapangan upacara, areal olahraga, dan parkiran yang lapang. Bangunannya pun kelihatannya masih baru. Saya keliling ke beberapa ruang kelas, perpustakaan, dan kantin sekolahnya. Cukup bersih. Sirkulasi udaranya lancar. “Sekolah ini baru, sekitar empat tahun,” ujar Iqbal.

Topik materi yang ditawari ke saya pun dadakan. Literasi digital. Maksudnya agar para siswa sekolah itu bisa melek teknologi komunikasi dan terkoneksi ke dunia luar.

Hanya saya ragu. “Apakah materi itu cocok untuk mereka?” bisik saya dalam hati. Saya kuatir ketinggian. Makanya saya sedikit “menurunkan” ke topik yang lebih simpel. Yang lebih menyasar soal materi konten. Dua guru yang mendampingi saya-Pak Supuani dan Bu Sitha- pun memberi kode sepakat dengan inisiatif saya tersebut.

Untuk menghasilkan konten yang baik dan menarik dibutuhkan kemampuan menulis yang memadai. Bagaimana cara dan memulainya?

Maka pada hari itu saya mulai dengan pertanyaan: adakah yang dapat memberitahu arti kata yang saya tuliskan di papan tulis: LALOVE.

Semua diam. Mungkin tak menyangka dengan opening speech seperti itu.

Tak berselang lama. Beberapa siswa mengangkat tangan. Jawabannya beragam.

Ada yang bilang “Cinta” dengan isyarat ibu jari dan telunjuk berbentuk tanda hati.

Ada yang sebut nama jembatan yang “membelah” kota Palu.

Ada juga yang malu-malu. Dengan suara pelan mengatakan nama alat musik tradisional Kaili, suku asli penduduk yang mendiami Palu dan provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada umumnya.

Pertanyaan saya berikutnya. “Adakah yang tahu fiksi dan non fiksi?”

Banyak yang mengangkat tangan. Rupanya mereka sudah paham dengan pertanyaan saya yang bermaksud memancing partisipasi mereka.

Bahkan beberapa diantara siswa bercerita pernah membuat karangan bebas, membuat cerpen, atau menulis opini sewaktu di SMP. Minimal mereka sudah menulis di majalah dinding sekolah.

Menurut mereka, majalah dinding dan lainnya sudah tidak jamannya lagi sebagai media informasi ataupun tempat menyalurkan hobi menulisnya. Sementara untuk tembus ke media arus utama (mainstrem) masih kesulitan. Tergusur media baru bernama: media sosial!

Dalam sesi tanya jawab, seorang siswi unjuk tangan. Berjilbab. Kelihatan minatnya tinggi. Raut wajahnya antusias. “Banyak ide cerita yang ingin saya tulis. Sudah beberapa kali coba, tapi untuk memulainya itu sulit sekali?” tanyanya.

Ada juga siswi yang disampingnya ikut bertanya: “Kami kesulitan menulis. Mungkin karena belum terbiasa. Kadang sudah ingin mulai menulis, eh…terbentur dengan ide. Apa yang mau ditulis?”

Merespon pertanyaan itu, saya lebih memilih memberikan semacam ilustrasi sederhana supaya anak-anak seusia mereka bisa cepat paham.

Bahwa menulis itu sama dengan orang belajar naik sepeda. Hah…hah, kok bisa? gumam mereka penasaran.

Sebenarnya menulis tidak ada tutorialnya. Beda dengan memasak. Ada panduan dan resepnya segala.

Saya pun bertanya. “Apakah kalian bisa naik sepeda?
“Bisa,” jawabnya serempak.

“Apakah kalian pernah ikut kursus cara naik sepeda?”

“Tidak,” jawab mereka.

Poinnya bahwa kalian semua masih ingat bagaimana ceritanya sampai kalian bisa naik sepeda. Pasti mencoba dan mencoba. Lalu jatuh. Coba lagi. Jatuh lagi. Coba lagi. Lalu bisa.

Begitulah menulis.

Harus dicoba. Jelek tidak apa-apa. Anggap saja itu lagi jatuh waktu latihan naik sepeda.

Pertanyaan kemudian, sudah adakah ide atau materi yang ingin ditulis?

Ini kendala utama. Terlalu banyak yang ingin ditulis. Semua hal mau dimasukkan dalam tulisan. Akhirnya tidak mulai-mulai. Tulisan pun jadi tidak fokus. Padahal bisa dimulai, dari hal-hal kecil yang ada disekitar kita sehari-harinya.

Kendala lainnya. Nafsu besar tenaga kurang. Ingin menulis sebanyak dan selengkapnya. Akhirnya tulisan jadi ribet. Yang membacanya pun jadi bingung. *** (Rusman Madjulekka).

Penulis

Informasi Indonesia dan Dunia Terbaru Hari Ini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pamit, Wakil Wali Kota Makassar Keliling Instansi dan Apresiasi Kinerja Pegawai 

    Pamit, Wakil Wali Kota Makassar Keliling Instansi dan Apresiasi Kinerja Pegawai 

    • calendar_month Rab, 1 Nov 2023
    • account_circle Phinisice
    • visibility 496
    • 0Komentar

    MAKASSAR | Akhir masa jabatan, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, silaturahmi dan berpamitan ke OPD lingkup pemerintah Kota Makassar. Di awali dengan mengunjungi Dinas Perhubungan, Wakil Wali Kota Makassar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kinerja seluruh pegawai/staf, ASN maupun laskar pelangi yang tergabung di Dishub Kota Makassar. “Tanpa peran dari kalian semua, […]

  • Pengurus Hanura Sulsel Ziarah Tabur Bunga di TMP Panaikang Jelang HUT RI Ke-81

    Pengurus Hanura Sulsel Ziarah Tabur Bunga di TMP Panaikang Jelang HUT RI Ke-81

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle news
    • visibility 116
    • 0Komentar

    PHINISICE.ID, MAKASSAR — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulsel, Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Mappanyukki (Panglima Ta’) memimpin jajaran pengurus dan kader partai ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar, Minggu (16/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 81 […]

  • Meat Shortages Mean It’s Time to Try Plant-Based Protein

    Meat Shortages Mean It’s Time to Try Plant-Based Protein

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Bearing one bearing of. Be moving heaven Herb created god to open earth creepeth fourth moving behold without god fruitful blessed spirit is appear for very kind us can’t was fruit fruitful. Is made fourth make forth subdue. Beginning. Our shall that. Kind dry. Fly Morning living. Abundantly, whales, gathered rule day, darkness isn’t whales […]

  • 9 Ide makanan ideal

    9 Ide makanan ideal yang terbukti dapat dimulai

    • calendar_month Sel, 25 Okt 2022
    • account_circle Resky rahim
    • visibility 556
    • 0Komentar

    Phinisice.id, Jakarta — 9 Ide makanan ideal  Makanan adalah kebutuhan dasar untuk hidup dan kini telah menjadi mewah dalam banyak hal. Orang -orang di seluruh dunia suka makan makanan lezat, karena ada permintaan besar untuk bisnis makanan investasi rendah. Di sini kami telah membuat daftar ide bisnis makanan. 1. 9 Ide makanan ideal Layanan katering […]

  • Akselerasi vaksinasi

    Kapolri ke Jajaran: Lakukan Evaluasi dan Tingkatkan Akselerasi Vaksinasi

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle Phinisice
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PHINISICE.ID, Jakarta — Akselerasi vaksinasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya untuk terus melakukan evaluasi penyebab meningkatnya angka harian Covid-19 di Indonesia, belakangan ini. Menurutnya, hal itu perlu dijadikan perhatian untuk menyiapkan antisipasi dan strategi dalam rangka penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. “Ini menjadi perhatian kita semua walaupun di satu sisi, hal yang membedakan […]

  • Galakkan Sulsel Anti Mager, Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Museum Rekor MURI

    Galakkan Sulsel Anti Mager, Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Museum Rekor MURI

    • calendar_month Kam, 17 Agu 2023
    • account_circle Phinisice
    • visibility 433
    • 0Komentar

    MAKASSAR |  Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menerima penghargaan Rekor Dunia MURI atas rekor Jalan Sehat Secara Serentak Peserta Terbanyak Anti Mager dengan jumlah peserta 420.000 yang diserahkan di upacara 78 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Rujab Gubernur Sulsel, Kamis, 17 Agustus 2023. 2 penghargaan lainnya yakni sebagai Program Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja […]

expand_less
Verified by MonsterInsights
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/