Breaking News
light_mode
Trending Tags

OPINI: Mendadak Menulis

  • account_circle Phinisice
  • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
  • visibility 497

PHINISICE.ID | SUDAH beberapa dekade saya tidak ke Palu. Ibukota provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Sudah lama juga saya tak bertemu kawan lama. Saya tak menyiakan kesempatan di pertengahan September 2023 itu untuk menemuinya. Namanya Muhammad Iqbal. Ia dosen di Universitas Tadulako (Untad) Palu. Sudah lama menetap disana. Sejak masih jomblo hingga menikah dan punya anak.

Pagi itu, oleh Iqbal – begitu ia akrab disapa semasa kuliah di Makassar – saya “didadak” memberikan materi dihadapan pelajar SMA Islam Terpadu (SMAIT) Al Fahmi Boarding School Palu. Kawan lama yang alumnus Fakultas MIPA jurusan Fisika Universitas Hasanuddin (Unhas) ini masih pengurus di Yayasan Pendidikan yang menaungi sekolah berkonsep “boarding school” di jalan Posirempe, kelurahan Lasoani, kecamatan Mantikulore ini.

Halaman sekolahnya lumayan luas. Ada lapangan upacara, areal olahraga, dan parkiran yang lapang. Bangunannya pun kelihatannya masih baru. Saya keliling ke beberapa ruang kelas, perpustakaan, dan kantin sekolahnya. Cukup bersih. Sirkulasi udaranya lancar. “Sekolah ini baru, sekitar empat tahun,” ujar Iqbal.

Topik materi yang ditawari ke saya pun dadakan. Literasi digital. Maksudnya agar para siswa sekolah itu bisa melek teknologi komunikasi dan terkoneksi ke dunia luar.

Hanya saya ragu. “Apakah materi itu cocok untuk mereka?” bisik saya dalam hati. Saya kuatir ketinggian. Makanya saya sedikit “menurunkan” ke topik yang lebih simpel. Yang lebih menyasar soal materi konten. Dua guru yang mendampingi saya-Pak Supuani dan Bu Sitha- pun memberi kode sepakat dengan inisiatif saya tersebut.

Untuk menghasilkan konten yang baik dan menarik dibutuhkan kemampuan menulis yang memadai. Bagaimana cara dan memulainya?

Maka pada hari itu saya mulai dengan pertanyaan: adakah yang dapat memberitahu arti kata yang saya tuliskan di papan tulis: LALOVE.

Semua diam. Mungkin tak menyangka dengan opening speech seperti itu.

Tak berselang lama. Beberapa siswa mengangkat tangan. Jawabannya beragam.

Ada yang bilang “Cinta” dengan isyarat ibu jari dan telunjuk berbentuk tanda hati.

Ada yang sebut nama jembatan yang “membelah” kota Palu.

Ada juga yang malu-malu. Dengan suara pelan mengatakan nama alat musik tradisional Kaili, suku asli penduduk yang mendiami Palu dan provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada umumnya.

Pertanyaan saya berikutnya. “Adakah yang tahu fiksi dan non fiksi?”

Banyak yang mengangkat tangan. Rupanya mereka sudah paham dengan pertanyaan saya yang bermaksud memancing partisipasi mereka.

Bahkan beberapa diantara siswa bercerita pernah membuat karangan bebas, membuat cerpen, atau menulis opini sewaktu di SMP. Minimal mereka sudah menulis di majalah dinding sekolah.

Menurut mereka, majalah dinding dan lainnya sudah tidak jamannya lagi sebagai media informasi ataupun tempat menyalurkan hobi menulisnya. Sementara untuk tembus ke media arus utama (mainstrem) masih kesulitan. Tergusur media baru bernama: media sosial!

Dalam sesi tanya jawab, seorang siswi unjuk tangan. Berjilbab. Kelihatan minatnya tinggi. Raut wajahnya antusias. “Banyak ide cerita yang ingin saya tulis. Sudah beberapa kali coba, tapi untuk memulainya itu sulit sekali?” tanyanya.

Ada juga siswi yang disampingnya ikut bertanya: “Kami kesulitan menulis. Mungkin karena belum terbiasa. Kadang sudah ingin mulai menulis, eh…terbentur dengan ide. Apa yang mau ditulis?”

Merespon pertanyaan itu, saya lebih memilih memberikan semacam ilustrasi sederhana supaya anak-anak seusia mereka bisa cepat paham.

Bahwa menulis itu sama dengan orang belajar naik sepeda. Hah…hah, kok bisa? gumam mereka penasaran.

Sebenarnya menulis tidak ada tutorialnya. Beda dengan memasak. Ada panduan dan resepnya segala.

Saya pun bertanya. “Apakah kalian bisa naik sepeda?
“Bisa,” jawabnya serempak.

“Apakah kalian pernah ikut kursus cara naik sepeda?”

“Tidak,” jawab mereka.

Poinnya bahwa kalian semua masih ingat bagaimana ceritanya sampai kalian bisa naik sepeda. Pasti mencoba dan mencoba. Lalu jatuh. Coba lagi. Jatuh lagi. Coba lagi. Lalu bisa.

Begitulah menulis.

Harus dicoba. Jelek tidak apa-apa. Anggap saja itu lagi jatuh waktu latihan naik sepeda.

Pertanyaan kemudian, sudah adakah ide atau materi yang ingin ditulis?

Ini kendala utama. Terlalu banyak yang ingin ditulis. Semua hal mau dimasukkan dalam tulisan. Akhirnya tidak mulai-mulai. Tulisan pun jadi tidak fokus. Padahal bisa dimulai, dari hal-hal kecil yang ada disekitar kita sehari-harinya.

Kendala lainnya. Nafsu besar tenaga kurang. Ingin menulis sebanyak dan selengkapnya. Akhirnya tulisan jadi ribet. Yang membacanya pun jadi bingung. *** (Rusman Madjulekka).

Penulis

Informasi Indonesia dan Dunia Terbaru Hari Ini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imla Rosyidi Jemaah Termuda

    Imla Rosyidi Jemaah Termuda Ini Brangkat Dengan Kesedihan Ayahnya

    • calendar_month Ming, 5 Jun 2022
    • account_circle Phinisice
    • visibility 455
    • 0Komentar

    MADINA — Imla Rosyidi, 19 tahun, adalah jemaah haji Indonesia termuda di kloter 1 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 1). Dia berangkat haji menggantikan ayahnya yang wafat. Imran Rosyadi wafat sebab penyakit jantung pada Februari 2021 atau saat musim wabah Covid-19. Umur Ahmad Imron saat itu baru menginjak tahun ke-46. Imla berangkat bersama ibunya, Lilis Laelasari […]

  • 8 Panduan Oleh Peter

    8 PANDUAN OLEH PETER DRUCKER

    • calendar_month Sel, 27 Des 2022
    • account_circle Resky rahim
    • visibility 777
    • 0Komentar

    Phinisice.id , Jakarta —8 Panduan Oleh Peter DRUCKER Jika Anda ingin membaca buku tentang manajemen diri, itu adalah buku klasik Peter Drucker, Eksekutif yang Efektif. Tidak masalah seberapa besar organisasi Anda, atau bahkan jika Anda menjalankan satu organisasi. Setiap orang memiliki pekerjaan untuk melakukannya dengan benar, setiap orang mencari cara terbaik untuk menempatkan diri mereka untuk bekerja […]

  • Disnakertrans Sulsel Gelar Job

    Disnakertrans Sulsel Gelar Job Fair Virtual, pencari kerja di seluruh kabupaten kota se-Sulsel.

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • account_circle Phinisice
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Phinisice.id, Makassar  —  Disnakertrans Sulsel Gelar Job  fair  , Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulsel akan menggelar job fair atau bursa kerja pada tanggal 29-31 Agustus 2022. Kegiatan ini nantinya akan dilaksanakan secara online atau virtual dan menyasar para pencari kerja di seluruh kabupaten/kota se-Sulsel. Hal […]

  • Strategi Terbaik Tagar Tiktok

    Strategi Terbaik Tagar Tiktok Sangat efektif

    • calendar_month Ming, 11 Des 2022
    • account_circle Resky rahim
    • visibility 754
    • 0Komentar

    Phinisice.id , Jakarta —Strategi Terbaik Tagar Tiktok  Hari ini, mari kita bahas pentingnya memiliki strategi tagar Tiktok, langkah -langkah untuk membangun strategi tagar Tiktok untuk akun Anda dan tagar terbaik yang dapat Anda gunakan pada tahun 2022 untuk menerbitkan Tiktok Anda   Mengapa Anda harus menggunakan taggtok tagar?   Seperti platform media sosial lainnya, Tiktok memiliki standar […]

  • Rockin’ to the Beat: Tips for Enjoying a Live Concert

    Rockin’ to the Beat: Tips for Enjoying a Live Concert

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • account_circle Phinisice
    • visibility 356
    • 0Komentar

    A concert is more than an event, it’s an experience. This is a chance to get dressed up, go out on the town, connect with your friends and maybe just discover a hot new band that you want to add to your playlist. For some, however, the pressure may be too much. Is it possible […]

  • KM Ladang Pertiwi Dikabarkan Tenggelam, Bawa 43 Penumpang

    Breaking News: KM Ladang Pertiwi Dikabarkan Tenggelam, Bawa 43 Penumpang

    • calendar_month Sab, 28 Mei 2022
    • account_circle Phinisice
    • visibility 429
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Kapal Motor Ladang Pertiwi dengan rute Paotere – Pulau Kalmas, Kepulauan Pangkep dilaporkan tenggelam sekitar  108 NM di sekitar Selat Makassar. Kapal yang memuat sekitar 43 orang ini pada hari Kamis, 26 Mei 2022 pukul 03.30 wita dikabarkan tenggelam dikarenakan kehabisan bahan bakar di perairan selat makassar. Namun informasi baru diterima oleh Basarnas […]

expand_less
Verified by MonsterInsights
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/