Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kunjungan ke Gowa, Mensos Sarankan Penanganan Tradisional Berbasis Kearifan Lokal

  • account_circle Phinisice
  • calendar_month Sab, 19 Nov 2022
  • visibility 470

GOWA- Kunjungan ke Gowa Mensos Kearifan lokal bisa menjadi solusi bagi penanganan bencana di daerah. Hal itu juga berlaku untuk mengatasi longsor di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.

 

Kesadaran akan pentingnya penguatan-penguatan kearifan lokal disampaikan Menteri Sosial Tri Rismaharini saat mengunjungi lokasi bencana tanah longsor di Kabupaten Gowa, hari ini (19/11).
 
Kunjungan ke Gowa Mensos Di lokasi bencana, Mensos mengamati dengan seksama kontur tanah di sekeliling titik longsor. Tampak adanya bagian dataran tinggi yang sebagian tanahnya gugur sebagai longsoran.
 
“Iya, (setelah melihat bekas longsoran) tadi, saya pikir nahannya harus dari atas ini, dengan menggunakan potongan-potongan bambu. Sebab, kalo di atas tidak ditahan, air itu akan mengalir sangat cepat dari atas ke bawah, kecepatannya bisa tinggi sekali,” kata Mensos di hadapan awak media.
 
Hadir bersama Mensos, Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dan Wakil Bupati Gowa Abdur Rauf Malaganni. Terkait peran penting kearifan lokal, menjadi perhatian Mensos dalam beberapa kunjungannya ke sejumlah daerah.
 
Di titik kunjungan Mensos, yakni Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, merupakan titik longsor terparah dengan sebaran cukup luas. Potensi bahaya semakin terbuka dengan adanya sungai di hulu yang siap mengalirkan air dengan debit tinggi bila hujan lebat. 
 
Bila tidak dicarikan jalan keluar, aliran air dari sungai akan meluncur deras ke bawah, dan berpotensi menggugurkan tanah di sekitarnya ke area jalan raya dan pemukiman warga.
 
“Nah, ternyata Pak Gubernur dan Pak Wabup tadi juga menyampaikan bahwa di atas ada sungai. Sungai itu bisa kita perdalam ceruknya untuk menahan laju air karena kalo air itu tumpah, dia ke bawah, (laju air) ini semakin kencang, dia akan jadi seperti air terjun,” kata Mensos menambahkan.
 
Namun, bila laju air di atas ditahan, maka akan mengurangi risiko bencana. “Sebetulnya, cara ini sangat tradisional dan sudah ada dari dulu, dilakukan oleh nenek moyang kita,” kata dia.
 
Menurutnya, cara sederhana dengan mengangkat kearifan lokal seperti ini justru lebih mampu bertahan lama. “Kalo kita lakukan dengan kearifan lokal, saya pikir, itu jauh lebih sustainable daripada kalo kita buat proyek-proyek (yang menghabiskan lebih banyak dana),” ucap Risma.
 
Saran dari Mensos pun mendapat lampu hijau dari Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Ia menyatakan siap mengerahkan petugas untuk melakukan pengecekan secara teknikal di atas dan bagaimana pengerjaan tanggul untuk menahan laju air sungai.
 
“Masukan Ibu Menteri sangat baik sekali, strategis dan taktis untuk petugas kami di lapangan karena beliau berpengalaman juga melakukan hal-hal pengerjaan semacam ini di wilayah Surabaya,” kata orang nomor 1 di Provinsi Sulawesi Selatan ini.
 
Dan paling penting, ia melanjutkan, pihaknya memastikan bahwa memang ada yang ia akan follow up sebagai indikatif solusi dari kedatangan Mensos hari ini. “Untuk kemudian, kita bawa pada ruang desain sesuai kaidah engineering. Lalu, kita aktualisasi nantinya ketika memang itu adalah indikatif yang menjadi solusi untuk dilaksanakan,” ucap Andi.
 
Penyerahan Santunan
 
Selain meninjau lokasi dan memberi sumbangsih pemikiran terhadap penanganan longsor, Mensos juga menemui ahli waris korban meninggal dunia guna menyerahkan santunan masing-masing Rp15 juta/korban jiwa.
 
Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi, yang turut hadir di lokasi dan menyerahkan santunan, menyebut kehadiran Kemensos dan pemberian santunan, sebagai bentuk kepedulian negara terhadap warga yang tengah mengalami kedukaan.
 
“Kehadiran kami, pada hari ini, dalam rangka melindungi keluarga korban sebagai bentuk kepedulian negara terhadap warga yang lagi berduka, lagi mengalami bencana. Tadi, kita sudah bagi santunan 15 juta/korban jiwa,” kata sang ketua Komisi.
 
Diketahui, hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan longsor di Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, pada Rabu (16/11) sekitar pukul 18.30 WITA.
 
Akibat longsor itu, tujuh orang diketahui menjadi korban saat melintasi akses jalan menuju Malino yang tertimbun tanah longsor.
 
Korban meninggal dunia antara lain, Nuraeni (47) dan Jumriah (37), warga Dusun Kasuarang, Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. Keduanya menjadi korban usai kendaraan yang mereka tumpangi tertimpa longsoran tanah.
 
Satu korban meninggal dunia, Nurhaya Ningsih (24), dari Dusun Borong Sapiria, Desa Lonjoboko, Kabupaten Gowa. Dua lainnya, Sunaria (38) dan Daeng Ngasseng (60), warga Dusun Kunyika, Desa Lonjoboko, Kabupaten Gowa.
 
Adapun, korban keenam, Nur Syamsiah (25), juga telah ditemukan meninggal dunia. Sementara, satu korban terakhir, Muh. Royan (5), masih dalam upaya pencarian. Hingga saat ini, setidaknya 100 orang masih mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
 
Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Sosial RI

Penulis

Informasi Indonesia dan Dunia Terbaru Hari Ini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulsel Lepas Ekspor Produk Andalan Senilai Rp1,43 Triliun ke Pasar Global

    Gubernur Sulsel Lepas Ekspor Produk Andalan Senilai Rp1,43 Triliun ke Pasar Global

    • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
    • account_circle Phinisice
    • visibility 428
    • 0Komentar

    MAKASSAR |  Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman melepas ekspor produk Andalan Sulsel senilai Rp1,43 triliun ke pasar global dalam rangka 354 Tahun Sulsel yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan Sulsel dengan tema “Sulsel Andalan Indonesia” di Pelabuhan Peti Kemas Jalan Nusantara, Minggu, 6 Agustus 2023. Sebanyak 49,96 ribu ton dengan nilai US$ 98,33 juta ini melibatkan […]

  • Pimpinan Bank Mandiri Parepare

    Pimpinan Bank Mandiri Parepare Sambut Kunjungan Pimpinan SALUT

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle Phinisice
    • visibility 695
    • 0Komentar

    Parepare — Pimpinan Sentra Layanan ( SALUT) Universitas Terbuka Parepare, Dr. Haniah melakukan anjang sana di Kantor Bank Mandiri di Kota Parepare. Hal tersebut dalam rangka memperkenalkan ke khalayak seperti apa SALUT Parepare yang belum lama ini diresmikan kehadirannya di Kota Kelahiran BJ Habibie .   Kunjungan tersebut disambut baik oleh Kepala Cabang Bank Mandiri […]

  • Lurah Tamangapa Hadiri dan Membuka Festival Ramadhan di Kampung Parinring

    Lurah Tamangapa Hadiri dan Membuka Festival Ramadhan di Kampung Parinring

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • account_circle Phinisice
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Makassar — Lurah Tamangapa, Pesawatro. S.ST, membuka kegiatan festival Ramadan yang digelar remaja Masjid Baitul Rahman di Kampung Parinring Kecamatan Manggala, Minggu 17 April 2022. Kegiatan tersebut dihadiri tokoh agama, Babinsa, PJ RTRW hingga tokoh Masyarakat. Pesawatro dalam sambutannya mengatakan kegiatan tersebut bisa menjadi media menanamkan pengetahuan agama kepada anak usia dini yang nantinya dapat […]

  • opening

    Go Masjidpreneur Gelar Opening Masjidpreneur Corner ke-3 di Panakukang

    • calendar_month Sen, 23 Mei 2022
    • account_circle Phinisice
    • visibility 497
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Setelah brand nya resmi diluncurkan beberapa waktu lalu, Go Masjidpreneur Management kembali menggelar kegiatan Halal bi halal dan Opening Masjidpreneur Corner ke-3, di Masjid Nur Miyazaki, Jalan ProfAbdurahaman Basalamah 2 , Kecamatan Panakukang, Kota Makassar. Founder Go Masjidpreneur Askar Al Makassari menyebut Go Masjidpreneur merupakan gerakan wirausaha berbasis masjid yang berkolaborasi bersama sejumlah […]

  • Danny Pomanto: Soto Lamongan-Coto Makassar Tak Bertentangan, Justru Saling Mendukung

    Danny Pomanto: Soto Lamongan-Coto Makassar Tak Bertentangan, Justru Saling Mendukung

    • calendar_month Sab, 10 Jun 2023
    • account_circle Phinisice
    • visibility 457
    • 0Komentar

    MAKASSAR,- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan makanan khas Lamongan yakni Soto Lamongan dan makanan khas Makassar Coto Makassar tidak bertentangan. Sebaliknya, justru saling mendukung. Perumpamaan itu, kata Ramdhan Pomanto sebagai gambaran bahwa masyarakat asal Lamongan yang sudah berdomisili di Makassar membantu Pemkot Makassar dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonominya. “Saya berterimakasih terhadap kontribusi masyarakat […]

  • 10 hal yang dicari

    10 hal yang dicari pada platform pemasaran pengaruh

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • account_circle Resky rahim
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Phinisice.id, Jakarta — 10 hal yang dicari Pengaruh platform pemasaran sangat penting untuk mengelola aktivasi yang berpengaruh. Dari pengukuran hasil untuk memantau kinerja kampanye, platform ini mengakomodasi semua data dan alat yang Anda butuhkan di tempat yang nyaman. Ini membantu memberikan 10 hal yang dicari pengalaman tanpa masalah untuk influencer, sambil menjamin keberhasilan kampanye Anda. […]

expand_less
Verified by MonsterInsights
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/