Breaking News
light_mode
Trending Tags

PLN Hadirkan Harapan di Pulau Samalona, Sinar Terang dari SuperSUN untuk Pariwisata Hijau Berkelanjutan

  • account_circle Phinisice
  • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
  • visibility 489

Makassar, Phinisice — Cakrawala sore itu dihiasi cahaya mentari yang perlahan tenggelam di ufuk barat Pulau Samalona. Di antara desiran ombak dan tawa anak-anak yang bermain di tepi pantai, tampak deretan panel surya berkilau memantulkan sinar senja. Dahulu, raungan genset kerap terdengar di pulau kecil nan eksotis yang berada dalam gugusan Kepulauan Spermonde, Kota Makassar. Namun berkat inovasi SuperSUN dari PT PLN (Persero), kini masyarakat resmi menikmati keheningan listrik ramah lingkungan.

Sebanyak 20 rumah tangga di Pulau Samalona kini telah teraliri listrik SuperSUN. Pulau Samalona merupakan salah satu pulau kecil yang terletak di lepas pantai barat Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Berjarak sekitar tujuh kilometer dari pusat kota, pulau ini dapat ditempuh sekitar 30 menit perjalanan laut menggunakan perahu dari dermaga atau pelabuhan kecil di pesisir Kota Makassar.

Dengan luas sekitar 2,3 hektare, Pulau Samalona dikelilingi pasir putih halus, air laut jernih bergradasi biru toska, dan terumbu karang yang masih terjaga, menjadikannya destinasi wisata bahari populer berkat keindahan alamnya yang menawan. Selain itu, keindahan bawah lautnya juga menjadikan Pulau Samalona salah satu spot snorkeling dan _diving_ terbaik di Kota Makassar, dengan aneka biota laut seperti ikan hias, karang warna-warni, dan penyu laut yang kerap terlihat.

Dengan potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata berkelanjutan, pulau tersebut dihuni oleh 41 warga yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai pengelola _homestay_ dan nelayan. Kehadiran listrik bersih dari inovasi SuperSUN PLN kini membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pulau.

SuperSUN sendiri merupakan inovasi energi bersih karya anak bangsa yang mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mikro dengan _Battery Energy Storage System_ (BESS), yang menghadirkan listrik di wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau jaringan konvensional. Dengan sistem penyimpanan energi berbasis baterai, listrik di Pulau Samalona kini menyala 24 jam tanpa henti, menggantikan pasokan sebelumnya yang terbatas dan bergantung pada genset berbahan bakar minyak.

Warga Pulau Samalona, Kamaruddin, menjelaskan bahwa dengan adanya listrik PLN, warga dapat menghemat biaya operasional hingga 88 persen untuk usaha wisatanya, yaitu _homestay_. Sebelum hadirnya listrik PLN, warga yang kebanyakan berprofesi di bidang pariwisata mengandalkan genset dan menghabiskan sekitar 180 liter bahan bakar minyak (BBM) per bulan — itu pun hanya digunakan pada malam hari. Dengan harga BBM sekitar Rp15 ribu per liter, warga mengeluarkan biaya sekitar Rp2,7 juta per bulan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Setelah hadirnya listrik PLN dari inovasi SuperSUN, rata-rata kami hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp300 ribu per bulan atau menghemat hingga 88 persen. Selain itu, kami juga bisa menikmati listrik 24 jam untuk kegiatan lainnya seperti mengaji dan anak-anak belajar di malam hari,” ujar Kamaruddin.

Ia menambahkan, listrik bersih PLN sangat bermanfaat dan berdampak positif bagi kenyamanan wisatawan. “Jika genset menyala, suara menjadi sangat bising dan menimbulkan polusi di malam hari. Dengan hasil penghematan biaya operasional, saya juga berencana mengembangkan dan merenovasi homestay,” katanya.

Tercatat sejak listrik PLN beroperasi 24 jam pada Agustus 2025, terjadi peningkatan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Samalona. Sebelumnya hanya rata-rata 800 wisatawan per bulan, kini meningkat menjadi sekitar 1.000 wisatawan per bulan.

Dalam momen penyalaan listrik desa yang dilaksanakan secara simbolis di Pulau Samalona pada Jumat (24/10), Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turut mengapresiasi sumbangsih PLN dalam melistriki hingga ke pelosok. Pada kesempatan tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan penyalaan program listrik di 80 desa yang tersebar di 11 kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Selatan, dengan total pemasangan SuperSUN di 1.486 titik — salah satunya di Pulau Samalona.

“Walaupun dihadapkan dengan tantangan, melistriki daerah terpencil adalah mimpi lama yang akhirnya berhasil kita wujudkan. Alhamdulillah, dalam momentum HUT Sulsel ke-365 ini, wilayah yang selama ini listriknya terbatas kini telah diterangi berkat kerja keras banyak pihak dan kehadiran teknologi ramah lingkungan, yaitu SuperSUN dari PLN,” kata Sudirman.

“Ini bukan sekadar soal listrik, tapi soal keadilan energi. Kami bersyukur dan bangga bisa menghadirkan terang bagi saudara-saudara kita di pelosok Sulawesi Selatan. Terima kasih kepada seluruh tim, khususnya PLN, atas komitmen dan inovasinya untuk menerangi negeri,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, juga mengucapkan terima kasih atas inisiasi PLN melalui inovasi SuperSUN dalam melistriki kepulauan. “Kami optimis program ini bisa menyentuh pulau-pulau lainnya, karena untuk memberikan kesejahteraan dibutuhkan listrik. Alhamdulillah, Pulau Samalona menjadi percontohan. Dengan hadirnya listrik PLN tentu bisa memberikan manfaat dan berkah bagi masyarakat. Selain itu, dengan adanya listrik masyarakat dapat melakukan kegiatan ekonomi untuk menambah penghasilan,” ujar Munafri.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, menyampaikan komitmen PLN untuk terus mewujudkan keadilan energi di seluruh Indonesia, termasuk wilayah 3T. “SuperSUN adalah wujud keseriusan PLN dalam mewujudkan listrik berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Kami tidak hanya membawa cahaya, tapi juga harapan. SuperSUN dirancang agar masyarakat kepulauan bisa mandiri energi dengan memanfaatkan potensi alam sekitar, sekaligus mendukung pariwisata hijau yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan,” kata Edyansyah.

Edyansyah menambahkan bahwa listrik sangat vital dalam kehidupan sehari-hari. Walaupun dihadapkan dengan tantangan yang cukup berat, tim PLN berhasil menyeberangi laut dari Kota Makassar ke Pulau Samalona dengan mengangkut material berbobot hingga 100 kilogram (kg) per unit. Tak jarang, petugas PLN juga dihadapkan pada cuaca yang kurang bersahabat dan ombak besar. Namun semua itu tidak menyurutkan semangat PLN dalam melistriki Pulau Samalona.
“Dengan adanya listrik, warga di sini dapat memaksimalkan potensi wisatanya. Nelayan juga dapat menggunakan kulkas untuk menyimpan ikan. Hasil tangkapan lebih awet, pengunjung meningkat, dan otomatis perekonomian menjadi lebih baik,” jelasnya.

Bagi warga setempat, kehadiran listrik berkelanjutan ini bukan sekadar penerangan, tetapi harapan baru bagi kehidupan dan ekonomi pulau wisata tersebut. Aktivitas UMKM seperti _homestay_, warung makan, hingga penyewaan alat _snorkeling_ kini bisa berjalan tanpa batas waktu.

Hingga September 2025, rasio elektrifikasi di Sulawesi Selatan telah mencapai 99,99 persen. Selain itu, sebanyak 1.486 unit SuperSUN di 80 desa telah terpasang di Sulawesi Selatan, membawa perubahan nyata bagi masyarakat — mulai dari tumbuhnya perekonomian lokal hingga hadirnya harapan baru. Hal ini menjadi bukti komitmen PLN terhadap prinsip _Environmental, Social, and Governance_ (ESG) dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,(adv).

Penulis

Informasi Indonesia dan Dunia Terbaru Hari Ini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karnaval Budaya HUT Kota Makassar Dikemas Bakal Mirip Festival Awa Odori di Jepang

    Karnaval Budaya HUT Kota Makassar Dikemas Bakal Mirip Festival Awa Odori di Jepang

    • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
    • account_circle Phinisice
    • visibility 477
    • 0Komentar

    MAKASSAR | Sekira ribuan remaja di Kota Makassar akan menyemarakkan Karnaval Budaya dalam rangka perayaan HUT Kota Makassar ke-416 tahun. Kali ini akan dibuat berbeda lantaran Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menginginkan agar karnaval itu dikemas mirip dengan Festival Awa Odori di Jepang. Masing-masing kelurahan akan menyiapkan 50 orang remaja atau pemuda yang cakap […]

  • Srikandi

    Srikandi Progan Sulsel Terbentuk, Bunda Hani Optimistis 24 Kabupaten/ Kota

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • account_circle Phinisice
    • visibility 496
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Ketua Srikandi Pro Gerakan Nasional (Progan) Sulsel, Gerhanita Syam melakukan konsolidasi bersama sejumlah pengurusnya di Aula pertemuan kafe green22 Jalan Andi Tonro, Kota Makassar, Rabu 23 Juni 2022, dihadiri Ketua Srikandi DPP Progan. Meski baru terbentuk Progan Gerakan Nasional , Srikandi di Provinsi lainnya sudah terbentuk terlebih dahulu. Meski begitu, Gerhanita Syam optimistis […]

  • 5 Cara Mempertahankan Fokus

    Bagaimana Mempertahankan Fokus Masa Depan

    • calendar_month Ming, 1 Jan 2023
    • account_circle Resky rahim
    • visibility 745
    • 0Komentar

    Phinisice.id , Jakarta — 5 Cara Mempertahankan Fokus masa depanJika Anda tidak mengetahui ke mana Anda dapat pergi, bagaimana Anda mampu sampai di sana? Itulah gagasan di balik banyak upaya penetapan tujuan. Tidak diragukan lagi, kami wajib mengetahui ke mana kami dambakan pergi. Tetapi kami juga wajib terus melihat masa depan itu – dengan sengaja melihat visi […]

  • Danny Pomanto Jamu Makan Malam Peserta Makassar Open International Men and Women Softball Turnament

    Danny Pomanto Jamu Makan Malam Peserta Makassar Open International Men and Women Softball Turnament

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2023
    • account_circle Phinisice
    • visibility 495
    • 0Komentar

    MAKASSAR | Pemkot Makassar terus memberikan kenyamanan kepada peserta Makassar Open 2023 International Men and Women Softball Turnament. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto secara khusus mewakili pemerintah kota menjamu makan malam peserta turnament yang berasal dari tujuh negara. Diantaranya, Australia, Jepang, Papua Nugini, Filipina, Malaysia, New Zealand, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Jamuan makan […]

  • Championing the Right to Age Well

    Championing the Right to Age Well

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2020
    • account_circle Phinisice
    • visibility 568
    • 0Komentar

    In 1967, one of today’s most iconic runners made her mark in history. Despite an angry official who tried to push her off the course of the Boston Marathon, Kathrine Switzer defiantly ran on, broke barriers and became the first woman to officially complete the legendary race. Today, at the age of 70, Switzer continues […]

  • Digelar REI, Walikota Makassar Buka Resmi BSI Property dan Auto Expo 

    Digelar REI, Walikota Makassar Buka Resmi BSI Property dan Auto Expo 

    • calendar_month Kam, 10 Mar 2022
    • account_circle Phinisice
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Phinisice.id, Makassar — Pertumbuhan ekonomi di kota Makassar menunjukkan tren positif. Karenanya Bank BSI lewat persatuan Pengusaha Realestate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan (Sulsel) memilih Kota Makassar sebagai Kota pertama menggelar Property Auto Expo Syariah. Dimana sebelumnya pertumbuhan ekonomi kota Makassar berada pada angka -1,27 persen dan sekarang tumbuh di angka 4,47 persen. “Alhamdulillah acara sebesar […]

expand_less
Verified by MonsterInsights
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
dv188
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://jurnal-dev.polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/doc/
slot gacor
slot gacor maxwin
situs slot gacor
slot gacor hari ini
link slot gacor
https://polbangtan-bogor.ac.id/apps/